Minggu, 22 Januari 2012

5 Penyebab Sakit Kepala yang Tak Terduga


Anda sering mengalami sakit kepala? Ada beberapa faktor yang dapat memicu sakit kepala, misalnya stres dan hidung tersumbat atau yang biasa disebut sinusitis. Namun ternyata pola diet atau konsumsi makanan tertentu, juga memiliki kontribusi tersendiri terhadap sakit kepala. Berikut lima hal tak terduga yang dapat memicu sakit kepala seperti yang dilansir oleh Times of India:


1. Diet
Dr. Sunita Tube mengemukakan bahwa ternyata pola makan dan konsumsi makanan tertentu juga dapat memicu sakit kepala. Salah satu penyebab paling umum penyebab sakit kepala saat diet adalah, terjadinya perubahan pola makan dengan mengurangi asupan kalori secara tiba-tiba.




"Hal ini dapat menyebabkan sakit kepala, terutama jika Anda menjalani diet dengan mengurangi atau menghilangkan karbohidrat sepenuhnya. Selain itu, jika Anda melewatkan waktu makan, kondisi ini dapat memicu sakit kepala. Bahkan asupan air yang sangat rendah dapat memicu sakit kepala,” kata Niti Desai, konsultan gizi asal India.

2. Kandungan Tyramine
Tyramine bekerja dengan cara mengurangi kadar serotonin di otak dan mempengaruhi pelebaran pembuluh darah sehingga dapat memicu sakit kepala. Tyramine, salah satu jenis asam amino yang menyebabkan sakit kepala. Tyramine terdapat dalam beberapa makanan tertentu, misalnya anggur merah, keju, coklat, minuman beralkohol, dan daging olahan tertentu.

3. Minuman Beralkohol
Seorang ahli gizi bernama Dr. Dube mengatakan bahwa anggur merah mengandung tyramine. Anggur merah mengandung phytochemical yang disebut fenol, yang mungkin menjadi pemicu utama sakit kepala. Bagi sebagian orang, mengonsumsi alkohol tertentu bisa mengakibatkan migrain. Senyawa lain yang terkandung pada bir, wiski, dan anggur juga dapat menghilangkan kadar serotonin --hormon yang dapat membuat kita menjadi tenang, yang akhirnya dapat memicu migrain.

4. Mengonsumsi Coklat
Coklat dapat memicu perkembangan migrain karena juga mengandung tyramine. Akan tetapi, wanita yang memakan coklat pada saat stres dan sedang dalam masa perubahan hormonal cenderung merasakan sakit kepala yang berlebihan. Jumlah konsumsi cokelat juga bisa menjadi masalah, karena pada pasien migrain yang diet tinggi lemak, akan lebih sering mengalami sakit kepala.

5. Kopi
Berhati-hatilah bagi Anda yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap harinya. Dr. Nupur Krishnan, seorang ahli gizi, berkata bahwa kopi adalah zat adiktif ringan dan dapat meningkatkan kewaspadaan mental dan konsentrasi. Berhenti minum kopi dengan tiba-tiba juga dapat menyebabkan sakit kepala, mudah marah, dan gejala lainnya.